Pengenalan dan Type Aquascape
Aquascaping merupakan suatu prakarya atau kerajinan mengatur tanaman air, yang di padukan dengan batu, cavework, atau kayu apung, dengan cara estetis di dalam akuarium.
Desain aquascape sangat unik dan menarik serta terdapat beberapa style aquascape yang saat ini dikenal oleh aquascaper, termasuk gaya Belanda yang menyerupai taman indah yang terinspirasi dari alam negri sakura.
Tidak hanya tanaman, ikan hias juga bisa menjadi penghuni aquascape, meskipun mungkin tidak selalu terdapat ikan, untuk membuat aquascape yang menarik bisa saja hanya dengan tanaman, atau dengan rockwork atau hardscape lainnya.
Tema aquascape untuk sebagian besar orang adalah lanskap bawah laut yang indah, namun dalam hal pemeliharaan lanskap bawah laut harus selalu diperhatikan. Baik dalam hal pemeliharaan tanki dan juga selalu memperhatikan pertumbuhan tanaman air adalah mutlak.
Selain hal dasar diatas, anda juga harus mengetahui faktor yang penting dalam membuat aquascape, apalagi bagi anda yang masih dalam tahap belajar atau masih pemula dalam hal aquascaping. Faktor yang saya maksud disini adalah;
Desain aquascape sangat unik dan menarik serta terdapat beberapa style aquascape yang saat ini dikenal oleh aquascaper, termasuk gaya Belanda yang menyerupai taman indah yang terinspirasi dari alam negri sakura.
Tidak hanya tanaman, ikan hias juga bisa menjadi penghuni aquascape, meskipun mungkin tidak selalu terdapat ikan, untuk membuat aquascape yang menarik bisa saja hanya dengan tanaman, atau dengan rockwork atau hardscape lainnya.
Tema aquascape untuk sebagian besar orang adalah lanskap bawah laut yang indah, namun dalam hal pemeliharaan lanskap bawah laut harus selalu diperhatikan. Baik dalam hal pemeliharaan tanki dan juga selalu memperhatikan pertumbuhan tanaman air adalah mutlak.
Selain hal dasar diatas, anda juga harus mengetahui faktor yang penting dalam membuat aquascape, apalagi bagi anda yang masih dalam tahap belajar atau masih pemula dalam hal aquascaping. Faktor yang saya maksud disini adalah;
- Perawatan penyaringan, menjaga karbon dioksida agar tetap dalam kadar yang cukup, hal ini dapat mempengaruhi pertumbuhan tanaman hias dalam aquascape untuk ber-fotosintesis.
- Substrat dan pemupukan,
- Pencahayaan, serta
- Pembersihan alga.
Hal diatas merupakan hal yang dasar namun penting untuk anda ketahui jika ingin menekuni hobby aquascaping. Bukan sekedar hobby, aquascape dapat juga menjadi ladang bisnis yang beromset besar dilihat dari potensi yang ada.
Di dalam blog Panduan Aquascape ini, saya akan membantu anda lewat panduan membuat aquascape yang di khususkan untuk tingkat pemula.
Mengenal Jenis / Style Desain Aquascape
Nature Style
Tipe style favorit saya untuk Aquascaping adalah "Nature Aquarium" atau gaya Jepang, diperkenalkan dan dibawa ke dunia pada 1990-an oleh Takashi Amano yang legendaris.
Komposisi Amano menggunakan teknik berkebun Jepang yang mencoba meniru pemandangan alam dengan pengaturan massa massa spesies yang relatif sedikit, dan yang menetapkan aturan yang mengatur batu atau kayu apung yang dipilih secara hati-hati, biasanya dengan satu titik fokus.
Tujuannya adalah untuk membangkitkan lansekap terestrial dalam miniatur, alih-alih taman yang berwarna-warni. Gaya ini menarik terutama dari konsep-konsep estetika Jepang dari Wabi-sabi (侘 寂), yang berfokus pada kefanaan dan minimalis sebagai sumber keindahan.
Ikan, atau udang air tawar seperti Caridina multidentata dan Neocaridina heteropoda, biasanya dipilih untuk melengkapi tanaman dan mengendalikan alga, tetapi karena alasan minimalis jumlah spesies sering terbatas.
Iwagumi Style
Iwagumi adalah subtipe dari Nature Style diatas dan secara pribadi merupakan gaya favorit saya.
Saya pikir alasan saya sangat menyukai Iwagumi adalah karena banyaknya perhatian dan perhatian yang dimasukkan ke dalam setiap detail. Gaya ini sangat minimalis dan sederhana, tetapi setiap elemen di Aquascape sangat penting untuk komposisi akhir.
Istilah Iwagumi (岩 組) sendiri berasal dari "formasi batuan" Jepang dan mengacu pada tata letak di mana batu memainkan peran utama.
Dalam gaya Iwagumi, setiap batu memiliki nama dan peran tertentu. Batuan memberikan struktur tulang dari aquascape dan geometri khas menggunakan desain dengan tiga batu utama, dengan satu batu yang lebih besar dan dua batu kecil lainnya, meskipun batu tambahan juga dapat digunakan.
Oyaishi (親 石), atau batu utama, ditempatkan sedikit di tengah tangki, dan Soeishi (添 石), atau batu yang menyertainya, dikelompokkan di dekatnya, sementara Fukuseki (副 石), atau batu sekunder, disusun dalam posisi bawahan.
Lokasi titik fokus dari layar, ditentukan sebagian besar oleh penempatan Oyaishi yang asimetris, dianggap penting, dan mengikuti rasio yang mencerminkan penalaan Pythagoras.
Comments
Post a Comment